Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Cianjur, Jawa Barat, mendorong panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2020 lebih gencar melakukan sosialisasi hingga pelosok kampung guna mendongkrak angka partisipasi warga untuk menggunakan hak pilihnya.

Kepala DPDM Cianjur Ahmad Danial saat dihubungi Minggu, mengatakan berdasarkan jadwal tahapan pelaksanaan pilkades serentak di Cianjur akan digelar di 248 desa yang diawali dengan pembentukan panitia.

"Panitia pilkades di setiap desa terdiri dari lima anggota, yang berasal dari unsur BPD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan lainnya," kata Danial.

Pihaknya tidak terlibat dalam pembentukan kepanitiaan karena kewenangan sepenuhnya pada lingkungan desa, sehingga DPMD akan berperan setelah panitia terbentuk.

"Dinas lebih ke pembinaan dan pelatihan panitia untuk pelaksanaan, rencananya akan dilakukan akhir Oktober hingga awal Desember 2019, di dalamnya juga akan ditekankan tentang sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi warga," katanya.

Setelah selesai permbentukan panitia, tahapan dilanjutkan dengan perencanaan biaya untuk pelaksanaan pilkades, melalui pendaftaran pemilih yang kemudian akan divalidasi sehingga akan menghasilkan Daftar Pemilih Sementara (DPS).

"Ketiga tahapan tersebut saling berkaitan karena anggaran yang diberikan bergantung pada jumlah pemilih dan anggaran dasar sebesar Rp20 juta untuk panitia," katanya.

Untuk tahapan pendaftaran calon kepala desa, kata dia, akan dilakukan pada Desember 2019 dengan ketentuan maksimal lima calon dan minimal dua calon, jika kurang dari dua akan dibuka kembali pendaftaran.

"Harapan kami semua dapat berjalan dengan lancar, sampai terpilih kepala desa di masing-masing wilayah yang menggelar pilkades serentak tanpa ada kendala, serta partisipasi warga tinggi sebagai bentuk demokrasi untuk kemajuan desa tempat tinggalnya," kata Danial.

Baca juga: Belasan rumah di Pasir Nangka Cianjur rusak berat akibat puting beliung

Baca juga: Enam keluarga di Kampung Baru Cianjur mengungsi karena rumahnya terendam banjir

 

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019