Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sejumlah perusahaan Indonesia yang sukses memasarkan produk di mancanegara, seraya mendorong sektor swasta nasional terus berkembang serta unggul dalam persaingan global.
"Kita juga harus mengakui prestasi, banyak perusahaan-perusahaan kita yang bisa bersaing di tingkat global," kata Prabowo saat berpidato menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 saat Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu.
Prabowo menilai perusahaan nasional seperti Indofood mampu memasarkan produk hingga ke berbagai negara. Dirinya lalu mencontohkan produk Indomie yang banyak dicari masyarakat di Eropa dan bahkan dianggap sebagai produk lokal di sejumlah negara Afrika.
Presiden juga menyinggung keberhasilan Mayora yang dinilai sukses memasarkan produk Kopiko ke lebih dari 100 negara. Selain itu, dia turut menyebut merek restoran Es Teler 77 sebagai salah satu perusahaan nasional yang berekspansi ke luar negeri.
Prabowo mengatakan pemerintah ingin menumbuhkan peran swasta yang lebih besar dalam perekonomian nasional. Dirinya menilai Indonesia membutuhkan sektor swasta yang dinamis dengan pengusaha yang memiliki inovasi, inisiatif, kemampuan manajerial, dan keberanian mengambil risiko.
"Kita perlu sektor swasta, kita perlu mendukung peran sektor swasta. Kita butuh sektor swasta yang dinamis. Kita perlu pengusaha-pengusaha yang penuh dengan inovasi, penuh dengan inisiatif, penuh dengan inovasi dan yang memiliki kemampuan manajerial yang baik dan andal," ujarnya.
Kepala Negara mengatakan perekonomian Indonesia perlu dibangun melalui konsep Indonesia Incorporated atau ekonomi berlandaskan semangat kekeluargaan dan gotong royong.
Dirinya menyebut pihak yang kuat harus membantu pihak yang lemah, sementara kelompok yang lemah dapat berhimpun melalui usaha bersama seperti koperasi.
Prabowo menyebut sistem ekonomi yang cocok diterapkan di Indonesia adalah ekonomi jalan tengah yang mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme.
"Justru kita maksudkan bahwa ekonomi yang cocok untuk Indonesia adalah ekonomi jalan tengah. Ekonomi yang berani mengambil yang terbaik dari sosialisme dan yang terbaik dari kapitalisme. Kita butuh peran negara, kita butuh perlindungan negara, kita butuh pengawasan dan kita butuh keberpihakan dari negara untuk menjamin keadilan dan pemerataan," ujarnya.
Prabowo juga menyampaikan pemerintah ingin mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru dari kalangan muda melalui pendidikan kewirausahaan.
Presiden mengatakan pemerintah tidak ingin seluruh generasi muda berorientasi menjadi aparatur sipil negara (ASN), melainkan berani masuk ke dunia usaha dan bersaing dengan pelaku usaha lainnya.
Pemerintah juga tengah menyiapkan dukungan berupa kredit perusahaan rintisan (startup) bagi anak-anak muda setelah menyelesaikan pendidikan kewirausahaan.
Prabowo menyebut dukungan tersebut diperlukan agar generasi muda memiliki kesempatan tumbuh menjadi pengusaha yang kuat dan melahirkan pengusaha baru.
"Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru. Demokrasi ekonomi artinya janganlah yang itu-itu saja," kata Presiden.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo apresiasi perusahaan RI sukses pasarkan produk di mancanegara
Pewarta: Fathur RochmanEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026