Majalengka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sekitar Rp143 miliar untuk memperbaiki 284 titik jalan dan jembatan rusak di daerah tersebut pada tahun 2026.

Bupati Majalengka Eman Suherman di Majalengka, Jumat, mengatakan perbaikan dilakukan menyesuaikan kondisi anggaran sehingga tidak bisa dikerjakan sekaligus.

“Ada sekitar 284 titik jalan dan jembatan yang akan diperbaiki selama tahun ini. Prosesnya bertahap, targetnya sampai akhir tahun,” katanya.

Ia menegaskan sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas, meski pemerintah daerah sedang melakukan efisiensi anggaran.

“Kami tetap memprioritaskan pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat. Saya sebagai Bupati ingin kondisi jalan di Majalengka semakin baik,” katanya.

Menurut dia, penanganan difokuskan pada titik-titik krusial yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, dengan tetap mengikuti tahapan administratif dan penganggaran.

Eman mengemukakan sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas tahun ini terdiri dari Babajurang-Jatitujuh, Majalengka-Dawuan, Balida-Panongan, Ranji-Sukaraja Kulon, Sangiang Banjaran, Campaga-Talaga-Sukamantri, serta wilayah Bantarujeg.

Selain itu, kata dia, peningkatan ruas pada rute Tonjong-Jatiwangi akan didukung dana provinsi sebesar Rp12 miliar serta dana pendamping dari kabupaten Rp3 miliar.

Ia pun meminta warga di Majalengka, bersabar karena proses perbaikan jalan di wilayahnya harus melalui tahapan yang ketat.

“Harus ada tahapan. Apalagi dengan pola kompetisi (minicom) tahun 2026 ini yang sangat ketat,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak berspekulasi negatif karena pemerintah daerah, terus berupaya mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi.

Sementara itu, warga Erick Daisy berharap perbaikan dapat segera direalisasikan dan kualitas pekerjaan diperhatikan agar tidak cepat rusak kembali.

“Perbaikan jalan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Majalengka,” tuturnya.

 



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026