Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur menurunkan alat berat guna membuka kembali jalan menuju Situs Megalitikum Gunung Padang yang tertutup longsor, Kamis.
Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi di Cianjur, Kamis, mengatakan longsor yang terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur pada Rabu hingga Kamis dini hari, menyebabkan terjadinya longsor memutus jalan dan merusak dua rumah warga.
Longsor memutus sementara akses menuju Gunung Padang dan merusak dua rumah di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, tidak ada korban jiwa namun pemilik rumah sudah lebih dulu mengungsi ke rumah saudaranya.
"Saat ini alat berat sudah sampai di lokasi guna melakukan pembersihan material longsor sepanjang 50 meter menutup landasan jalan utama penghubung antar kecamatan dan akses utama menuju Situs Gunung Padang," katanya.
Pihaknya menargetkan pembersihan material longsoran dapat tuntas dengan cepat sehingga arus lalulintas dapat melintas normal dari kedua arah Cibeber ke Campaka atau sebaliknya.
"Kami targetkan sebelum malam jalur sudah dapat dilalui normal, sehingga arus dapat melintas normal dari kedua arah terutama menuju Gunung Padang," katanya.
Camat Cibeber Ardian Athoillah, mengatakan hujan deras yang terjadi pada Rabu malam hingga Kamis dini hari menyebabkan terjadinya banjir dan longsor di empat desa di Kecamatan Cibeber, Desa Cikondang, Cihaur, Cibaregbeg, dan Kanoman.
Sedangkan longsor terjadi di dua desa, Kanoman dan Cibokor dimana longsor memutus jalur utama penghubung antar desa dan kecamatan terutama menuju Situs Gunung Padang, material tanah dan batu menutup sekitar 50 meter landasan jalan dengan ketinggian beragam.
Untuk melakukan penanganan cepat guna membuka kembali jalur utama menuju Gunung Padang, pihaknya meminta dinas terkait melalui BPBD Cianjur menurunkan alat berat karena panjangnya longsoran yang menutup landasan jalan.
"Saat ini satu unit alat berat dan satu unit dumtruk sudah di lokasi guna membersihkan material longsoran yang menutup jalan utama penghubung antar kecamatan, harapan kami dapat segera dilalui agar aktifitas warga terutama perekonomian kembali berjalan," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026