Cianjur, Jawa Barat (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat memastikan sejumlah titik rawan bencana alam terutama pohon tumbang di jalur utama Cianjur sudah terpasang papan peringatan atau rambu kewaspadaan bagi para pengendara yang melintas.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Minggu mengatakan papan peringatan yang terpasang beberapa puluh meter dari lokasi rawan bencana dan rawan kecelakaan mulai dari kawasan Puncak hingga Haurwangi perbatasan Bandung-Cianjur.

Seperti di beberapa titik rawan bencana alam tanah longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Cianjur, Pacet, Cipanas, Cugenang, Ciranjang, Haurwangi, dan sepanjang jalur utama menuju wilayah selatan Cianjur.

"Kami mengimbau masyarakat terutama pengendara untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara karena saat ini hujan masih sering terjadi di Cianjur terutama pada petang hingga malam hari," katanya.

Hujan deras disertai angin kencang dapat memicu terjadi bencana alam mulai dari banjir, longsor, dan pohon tumbang terlebih di sepanjang jalur utama Cianjur banyak terdapat pohon kiri kanan jalan berukuran besar.

Bahkan hujan deras dapat memicu terjadi banjir yang menutup landasan jalan, sehingga sulit dilalui kendaraan seperti di Jalan Raya Cipanas-Cugenang, Jalan dr Muwarwi-By Pass, Cianjur, dan sejumlah titik di jalur selatan Cianjur seperti di Jalan Raya Cibeber.

Papan peringatan ditambah di sejumlah titik rawan guna memastikan pengendara lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri untuk melintas, berhenti di lokasi aman sambil menunggu air surut.

"Kami juga menyiagakan anggota di titik rawan saat cuaca ekstrem guna mengimbau pengendara berhati-hati dan mengarahkan pengendara ke jalur lain ketika terjadi bencana alam," katanya.

Termasuk, lanjut dia, membekali petugas dengan alat bermesin guna melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana termasuk pohon tumbang yang menutup landasan jalan sehingga arus kendaraan tidak sampai terhenti selama penanganan berjalan.

"Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, Pemprov Jabar hingga pusat untuk menyiagakan alat berat guna penanganan cepat ketika terjadi bencana alam longsor menutup landasan jalan," ucap Aang.

 

 



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026