Bandung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Jawa Barat mengaku telah menyulap minibus eks kendaraan dinas Gubernur Jawa Barat menjadi mobil layanan kesehatan darurat bagi pemudik di jalur tol Karawang pada masa angkutan mudik Lebaran 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut sengaja dialihfungsikan untuk memberikan fasilitas pemeriksaan terbaik bagi pemudik yang kelelahan secara cuma-cuma alias gratis dengan tim kesehatan dari RSUD Welas Asih.
"Beberapa layanan kesehatan diberikan di dalam minibus oleh tim kesehatan dari RSUD Welas Asih, seperti pemeriksaan kesehatan umum, rekam jantung, ultrasonografi (USG) untuk ibu hamil dan elektrokardiogram (EKG) untuk pemeriksaan jantung," kata Vini di Bandung, Kamis.
Langkah ini menjadi pembeda signifikan, mengingat fasilitas yang dibawa dalam kendaraan itu mencakup peralatan medis canggih seperti emergency kit, alat kejut jantung, monitor tanda vital, hingga set pemeriksaan indra dan umum yang biasanya hanya tersedia di rumah sakit.
Operasional mobil kesehatan ini dijadwalkan secara strategis di titik lelah pemudik yakni Rest Area KM 57 Karawang: 16-17 Maret 2026 dan Rest Area KM 62 Karawang: 26-27 Maret 2026.
Tidak hanya eks mobil gubernur, Dinkes Jabar total menyiagakan 12 unit minibus layanan kesehatan serupa yang disebar di dua titik krusial di wilayah Kabupaten Karawang tersebut.
Langkah jemput bola ini, tambah Vini, diharapkan dapat menekan risiko fatalitas akibat kelelahan atau kondisi kesehatan mendadak selama arus mudik berlangsung.
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026