Nagreg (ANTARA) - Petugas kepolisian Ops Ketupat Polda Jabar mengevakuasi truk pengangkut sapi yang terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga mengakibatkan satu orang pemudik meninggal dunia.

Kasubdit Rekayasa Ops Ketupat Polda Jabar AKBP Eti Haryati di Bandung, Rabu, mengatakan kecelakaan terjadi pada pagi hari akibat kendaraan mengalami gangguan pada sistem rem sehingga oleng ke kiri.

“Sekitar pukul 05.00 WIB terjadi kecelakaan, satu unit kendaraan pengangkut sapi mengalami masalah pada rem dan oleng ke kiri,” kata Eti.

Ia menjelaskan korban meninggal dunia merupakan seorang pemudik dengan tujuan Ciamis yang tengah melintas di jalur selatan tersebut.

Selain itu, kecelakaan tersebut juga melibatkan muatan ternak sebanyak 12 ekor sapi, dengan dua di antaranya ditemukan mati di lokasi kejadian.

“Proses evakuasi sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama saat petugas mengevakuasi sapi yang masih hidup,” ujarnya.

Namun, kondisi lalu lintas dari arah timur menuju barat saat ini berangsur kembali lancar meski sebelumnya terjadi antrean kendaraan.

Eti menambahkan pihaknya masih melakukan evakuasi kendaraan pengangkut yang selanjutnya akan diamankan di pos terdekat guna menghindari hambatan lanjutan selama arus mudik.

“Untuk mengurai kepadatan, kami melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional termasuk penerapan one way di titik-titik tertentu,” katanya.

Terkait pengaturan arus, ia menyebutkan sistem satu arah (one way) telah diberlakukan di jalur utama, sementara untuk jalur selatan diterapkan secara situasional menyesuaikan volume kendaraan.

Ia mengimbau kepada para pemudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan agar dapat tiba di tujuan dengan selamat.

Sementara itu, dalam pantauan ANTARA, lalu lintas sempat tersendat saat proses evakuasi truk berlangsung pada pukul 08.30 WIB dari turunan Nagreg hingga persimpangan Cikaledong dan kembali lancar sekitar pukul 09.00 WIB dengan sistem satu arah.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026