Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat mencatat dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di jalur mudik Cianjur selama dua hari terakhir, dan satu orang mengalami luka berat mendapat perawatan di RSUD Cimacan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Iptu Regina Andrilla Setiawan di Cianjur, Senin, mengatakan kecelakaan yang terjadi Senin (16/3) melibatkan sejumlah kendaraan dimana dugaan sementara akibat sopir Toyota Calya bernopol F 1049 ZD tidak dapat menguasai laju kendaraan.

Akibatnya mobil oleng menghantam dua pengendara sepeda motor HSS (58) dan P (51) di Jalan Raya Puncak-Cipanas tepatnya di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, menyebabkan HSS pengendara asal Bogor meninggal di tempat dan P warga Depok mengalami luka serius.

"Penyebab kecelakaan berawal dari sopir YP yang melaju dari arah Bogor menuju Cianjur, mengantuk sehingga saat memasuki jalan lurus tiba-tiba hilang kendali sehingga menghantam dua sepeda motor dari arah berlawanan," katanya.

Dua pengendara sepeda motor merek Yamaha X-ride bernomor polisi F 4406 ZO yang dikemudikan HSS dan motor merek Honda Beat bernopol F 2491 FBQ pengendara P rusak berat setelah terpental sejauh beberapa meter, kedua korban langsung dibawa ke RSUD Cimacan.

Sehingga pihaknya langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi dan menahan sopir guna dimintai keterangan, di hadapan petugas sopir mengaku mengantuk sehingga tidak dapat menguasai laju kendaraan.

"Kami mengimbau pengguna jalan terutama pemudik untuk berhati-hati dan waspada ketika lelah lebih baik istirahat di rest area yang banyak terdapat di sepanjang jalur mudik Cianjur," katanya.

Kecelakaan lainnya terjadi di jalur mudik Bandung-Cianjur tepatnya di Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, yang menyebabkan pengendara sepeda motor merek Yamaha Mio bernopol F 3264 XQ atas nama AA (41) meninggal dunia setelah beradu banteng dengan sepeda motor lain.

Penyebab kecelakaan berawal dari pengendara AA berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya sehingga memakan jalur lain, saat bersamaan dari arah berlawan muncul sepeda motor RX King yang dikemudikan RH (48) warga Ciranjan dengan kecepatan tinggi.

"Hasil olah TKP dan keterangan saksi pengendara sepeda motor Yahama Mio berusaha mendahului kendaraan di depannya, namun mengambil jalur lain akibatnya kecepatan yang sama-sama tinggi membuat kedua pengendara beradu banteng," katanya.

Korban AA meninggal di tempat dan pengendara lainnya RH mengalami luka ringan, kedua sempat dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, namun tim medis memastikan nyawa AA tidak dapat tertolong.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026