Garut (ANTARA) - Terminal Tipe A Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan sistem keamanan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang yang datang kemalaman di terminal saat musim arus mudik maupun balik di Hari Raya Idul Fitri.
"Jadi, jangan khawatir kalau datang ke terminal kemalaman, lebih aman di sini karena anggota kita 24 jam, dan ada ruang tunggu khusus," kata Kepala Terminal Tipe A Guntur Garut, Bambang Rusdiana di Garut, Rabu.
Ia menuturkan, jajaran petugas Terminal Guntur siap siaga untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat atau penumpang yang hendak melakukan perjalanan maupun kedatangan menggunakan jasa transportasi bus.
Terminal Guntur, kata dia, beroperasi 24 jam yang menyediakan berbagai fasilitas bagi penumpang seperti ruang tunggu, musala, dan kebutuhan lainnya yang disiapkan secara aman dan nyaman.
"Kalau turun di sini ada ruang tunggu untuk menunggu dijemput oleh keluarganya," katanya.
Menurut dia, berangkat maupun turun di terminal lebih aman dan nyaman dibandingkan dengan di jalanan yang kurang pengawasan petugas, kecuali mereka yang langsung turun di tempat tujuannya.
Namun bagi mereka yang kemalaman kemudian akan melakukan perjalanan lanjutan besoknya, kata dia, sebaiknya disarankan turun di terminal yang dipastikan aman sambil menunggu transportasi umum lanjutan atau dijemput keluarganya.
"Kalau kemalaman, dan harus menunggu angkutan lain besoknya, maka disarankan turun di terminal, sambil menunggu ada angkutan lanjutan," kata Bambang.
Ia menambahkan, sejumlah perusahaan bus sudah menyiapkan armada berikut cadangan yang tercatat sebanyak 172 bus untuk dioperasikan melayani penumpang saat musim mudik dan balik Lebaran untuk perjalanan antar kota antar provinsi, dan juga antar kota dalam provinsi.
Selama ini, kata dia, bus yang disiapkan untuk angkutan Lebaran selalu aman mampu mengangkut semua penumpang, dan tidak ada penumpang yang terlantar di Terminal Guntur.
"Adanya penumpang yang tidak terangkut, maka kita siapkan bus cadangan," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026