Sumedang (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyalurkan sebanyak 3.000 sembako kepada para mustahik yang bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Ketua Baznas Sumedang Ayi Subhan Hafas, di Sumedang, Kamis, mengatakan penyaluran ini dilakukan guna memastikan zakat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat ASN ini kami salurkan kepada 3.000 penerima manfaat, di antaranya para sukarelawan, tenaga honorer, petugas kebersihan, hingga pasukan pemadam kebakaran yang masih termasuk kategori mustahik,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa para penerima merupakan mereka yang belum berstatus pegawai tetap dan masih masuk dalam kategori berhak menerima zakat dan difokuskan pada lingkungan terdekat agar manfaatnya lebih terasa dan terkontrol.
Menurutnya, zakat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen untuk mengurangi beban sosial dan ekonomi masyarakat sehingga pihaknya terus memperkuat sistem penghimpunan dan distribusi zakat.
“Dana zakat yang dititipkan para muzakki tidak hanya kami salurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dalam bentuk program pemberdayaan agar para penerima bisa lebih mandiri,” katanya.
Selain pembagian sembako, Baznas Sumedang juga menggulirkan program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), bantuan modal usaha, layanan kesehatan gratis, serta berbagai kegiatan sosial lainnya selama bulan Ramadhan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan relawan serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tertib.
Baznas Sumedang berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Baznas Sumedang salurkan 3.000 paket sembako untuk mustahik
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026