Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merotasi sebanyak 200 pejabat struktural yang terdiri dari pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional guna memperkuat kinerja birokrasi di setiap perangkat daerah setempat.

Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Selasa, mengatakan rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara harus disyukuri dan dijaga dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja,” katanya.

Ia menegaskan setiap jabatan yang diemban aparatur sipil negara (ASN), merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurut dia, pergeseran jabatan tersebut tidak sekadar penyegaran struktur, melainkan langkah strategis untuk memastikan roda pemerintahan daerah berjalan optimal.

Imron meminta para pejabat yang menempati posisi baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing.

Ia menekankan pentingnya memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, agar pelaksanaan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Dengan pergeseran ini, kami harus membangun koordinasi dan komunikasi yang efektif, secara berjenjang di setiap organisasi perangkat daerah,” katanya.

Imron menekankan pula agar para pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon, menjaga integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Pelaksanaan tugas, kata dia, harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia mengingatkan agar setiap pejabat bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan tugas, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Imron menilai peningkatan kualitas pelayanan publik, menjadi salah satu indikator utama keberhasilan birokrasi di daerah.

“Oleh karena itu, seluruh pejabat diminta memastikan kebijakan dan program berjalan tepat sasaran serta memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ucap dia.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026