Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiapkan anggaran Rp200 juta untuk penataan kembali Tugu Lampu Gentur yang menjadi pintu masuk Kabupaten Cianjur dengan menambah kolam air mancur guna mempercantik tugu di jalur By Pass-Cianjur.
Kasi Teknik Tata Bangunan dan Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Cianjur Dany Surya di Cianjur, Selasa, mengatakan pada tahun 2025 pihaknya melaksanakan kegiatan penataan dan pemeliharaan salah satunya di Tugu Lampu Gentur.
“Tidak ada pembongkaran hanya penambahan kolam dan air mancur guna memperindah keberadaan tugu yang menjadi ciri khas atau ikonnya Cianjur," kata dia.
Pihaknya juga melakukan pekerjaan pemeliharaan berupa pengecatan ulang karena cat sebelumnya dinilai sudah cukup lama dan kusam sehingga perlu diperbarui agar tampilan tugu kembali segar.
Sedangkan konsep air mancur merupakan elemen umum yang juga diterapkan di banyak kota lain di Indonesia, dimana penggunaan air mancur bergantung pada perencanaan masing-masing daerah dengan tujuan mempercantik wajah kota.
"Pekerjaan penataan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) yang dimulai pada awal Desember 2025 dengan durasi 30 hari kalender, namun kami optimistis pelaksanaan penataan dapat tuntas sebelum kontrak habis," katanya.
Pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan di akhir tahun karena ketersediaan anggaran berada akhir periode sekaligus sebagai bagian dari tahapan perencanaan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Anggarannya tersedia di akhir tahun, sehingga pelaksanaan dilakukan sesuai kontrak dan sudah terencana dari satu tahun sebelumnya sekitar Rp200 juta dan ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun," katanya.
Dia menegaskan dalam penataan tidak ada pembongkaran pada bangunan inti, seluruh struktur lama tetap dipertahankan hanya dilakukan penambahan kolam air mancur mengelilingi tugu.
"Penambahan kolam air mancur bertujuan untuk menambah keindahan Tugu Lampu Gentur sebagai ikon kota Cianjur, layaknya tugu lain di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya serta kota lainnya di Indonesia," katanya.
