Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi bergerak menguat sentimen positif dari tingkat domestik maupun global.
IHSG dibuka menguat 46,72 poin atau 0,56 persen ke posisi 8.437,96. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,19 poin atau 0,61 persen ke posisi 850,06.
"IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada hari ini merespon sentimen global dan domestik," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.
Dari dalam negeri, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menguat ke level 121,2 pada Oktober 2025 dari sebelumnya di level 115 pada September 2025, atau level tertinggi sejak April 2025.
Dari kawasan Asia, data inflasi Consumer Price Index (CPI) China tercatat naik 0,2 persen year on year (yoy) per Oktober 2025, atau melampaui ekspektasi sebesar 0 persen.
Sementara, inflasi Price Producer Index (PPI) turun 2,1 persen (yoy) atau sedikit di atas perkiraan sebesar 2,2 persen (yoy).
Dari mancanegara, Senat Amerika Serikat (AS) mencapai kesepakatan untuk mengakhiri government shutdown yang telah berlangsung selama 40 hari, yang merupakan shutdown terlama sepanjang sejarah AS.
Langkah prosedural penting di Senat AS disetujui lebih dari 60 suara, membuka jalan bagi pemungutan suara lanjutan untuk meloloskan rancangan anggaran federal hingga 30 Januari 2026. Delapan senator Partai Demokrat bahkan mendukung kesepakatan ini meski berbeda dengan garis partai.
Sebelumnya, Survei University of Michigan mencatat kekhawatiran atas shutdown telah menekan sentimen konsumen AS ke level terendah dalam tiga tahun, serta menunda publikasi sejumlah data ekonomi utama seperti CPI dan PPI.
