"Namun, penguatan diperkirakan akan terbatas oleh harapan berakhirnya shutdown pemerintah AS. Senat AS dari Partai Demokrat dikabarkan setuju dengan deal terbaru yang berpotensi mengakhiri government shutdown, namun hanya sebatas rumor," ungkap Lukman.
Sentimen lain juga berasal dari penjualan ritel Indonesia yang diperkirakan bertumbuh 3,2 persen
"Investor juga cenderung wait and see data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis siang ini," kata dia.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp16.650-Rp16.750 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah menguat, sentimen konsumen AS turun lebih besar dari dugaan
Pewarta: M Baqir Idrus AlatasEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026