Kota Bandung (ANTARA) - Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) kembali dibuka secara terbatas dengan memberikan akses gratis bagi pelajar dan tamu undangan.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i mengatakan pembukaan ini dilakukan setelah area kebun binatang resmi dibuka kembali setelah pencabutan garis polisi (police line).

“Banyaknya permintaan dari pihak sekolah untuk berkunjung ke Bandung Zoo berkaitan dengan kurikulum sekolah, karenanya Bandung Zoo hari ini dibuka,” kata Sulhan di Bandung, Senin.

Baca juga: Terungkap! Uang "sewa" Bandung Zoo Rp600 juta dipakai biaya nikah terdakwa Bisma
Baca juga: Fakta persidangan korupsi Bandung Zoo: vonis 7 tahun penjara sampai uang "sewa"untuk kawinan
Baca juga: Kasus korupsi Bandung Zoo: JPU tetap hukum Bisma dan Sri 15 tahun penjara

Sulhan mengatakan pembukaan hari ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus respons atas banyaknya permintaan dari pihak sekolah yang ingin berkunjung dalam rangka kegiatan kurikulum pendidikan.

“Mereka bertanya melalui medsos seperti IG, maupun WA. Intinya ada kewajiban sekolah memenuhi kurikulum pendidikan. Karena itulah hari ini Bandung Zoo dibuka dengan tamu khusus undangan secara gratis,” kata dia.

Ia menjelaskan, pengunjung yang hadir hanya didata untuk keperluan identifikasi dan jaminan asuransi selama berada di dalam area kebun binatang.

"Kami tetap harus memberikan jaminan keamanan, keselamatan dan asuransi semua pengunjung yang ada di dalam", katanya.

Menurut dia, Bandung Zoo kini menampilkan sejumlah kandang modern dengan sistem tanpa pagar untuk menciptakan interaksi alami antara pengunjung dan satwa.

“Konsep ini kami kembangkan agar kebun binatang lebih ramah satwa, ramah pengunjung, dan lebih modern,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Margasatwa Tamansari John Sum berkomitmen memajukan Bandung Zoo menjadi lembaga konservasi berstandar internasional sehingga dapat dikenal oleh turis mancanegara.

“Kalau dari segi marketing sudah siap, maka dari segi produk pun harus siap. Kita harus berani berinvestasi untuk mempromosikan produk kita di luar negeri bahwa Bandung Zoo menjadi lembaga konservasi kelas dunia,” kata John

John menyebut upaya peremajaan telah dilakukan sejak 2017, di antaranya pembangunan kandang jerapah dan aviari burung. Namun, ia mengakui masih banyak fasilitas yang perlu diperbaiki agar sesuai dengan standar internasional.

Ia menambahkan ke depan tidak ada lagi hewan-hewan berada dalam kondisi kandang yang tidak memadai seperti menggunakan jeruji besi yang membuat satwa tidak nyaman.

Kasus hukum Bandung Zoo
 
Dari masalah korupsi, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung telah menjatuhkan hukuman pada dua terdakwa yang merupakan petinggi Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), Bisma Bratakoesoema dan Sri Devi berupa penahanan selama tujuh tahun dan harus membayar denda sebesar Rp400 juta dengan subsider dua bulan.
 
Selain itu, hakim juga memvonis Sri harus membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp14,9 miliar, dan Bisma sebesar Rp10,1 miliar.
 
Jika keduanya tidak mampu membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan, sesudah keputusan, maka harta benda para terdakwa disita oleh jasa untuk memenuhi uang pengganti tersebut.
 
Apabila uang dari penyitaan tersebut tidak mencukupi, maka uang pengganti kerugian negara diganti oleh penahanan selama dua tahun.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bandung Zoo kembali dibuka secara gratis bagi pelajar


Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026