Mataram (ANTARA) - Petugas Damkar Lombok Timur sigap evakuasi ular piton, biawak, dan tawon yang masuk rumah warga dalam dua hari terakhir. Hewan liar kemudian dilepas ke habitatnya.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam dua hari terakhir ini berhasil menjinakkan biawak, ular dan tawon yang masuk ke rumah warga.
"Kami cepat respon laporan warga dengan menerjunkan petugas untuk menangani masalah ular, biawak dan tawon yang mengganggu warga," kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Lombok Timur Jumadil di Lombok Timur, Minggu.
Ia mengatakan petugas Damkar Lombok Timur melakukan penyelamatan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat untuk kemudian bergerak cepat menanganinya agar tidak meresahkan masyarakat.
Adapun beberapa kasus penangkapan hewan liar yang diamankan di antaranya kasus ular piton yang masuk di gudang rumah warga di Kecamatan Masbagik, Biawak besar masuk di dalam BTN Graha Permata. Setelah itu Tawon di gudang milik warga yang baru dibeli di dekat Pasar Hewan Masbagik.
"Petugas Damkar Lombok Timur yang diterjunkan tentunya sudah dibekali pengetahuan untuk menjinakkan binatang atau hewan dengan tentunya dibarengi alat pelindung," katanya.
Ia mengatakan dalam setiap operasi di lapangan, penanganan hewan liar yang masuk ke rumah warga tersebut dapat ditangani dengan baik.
Hewan yang ditangkap tersebut diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dilepaskan ke habitatnya.
"Hewan yang ditangkap itu dilepas ke habitatnya, agar tidak mengganggu masyarakat," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, agar hewan liar tersebut tidak masuk ke rumah warga.
"Mari sama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan," katanya.
Pewarta: Akhyar RosidiEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026