Bandung (ANTARA) - Kota Bandung resmi menjadi tuan rumah pada acara The 17th International Scout and Guide Fellowship (ISGF-AISG) Asia Pacific Region Gathering 2025 yang berlangsung pada 15-19 September 2025.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melalui siaran persnya, Rabu, mengungkapkan semangat solidaritas Asia-Afrika pada pertemuan Asia Pacific Region Gathering 2025 ini, mengingat Bandung pernah menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika yang melahirkan solidaritas bangsa-bangsa baru merdeka.
“Diplomasi ini adalah ikatan antar individu, antar budaya, yang lahir dari hati dan pikiran kita untuk tujuan bersama,” ucap Farhan.
Dari siaran pers, Farhan menyebut forum ini sebagai wujud diplomasi antar individu yang takberkaitan dengan politik atau ekonomi. Farhan juga berpesan kepada generasi muda pramuka Indonesia untuk belajar dari pengalaman para senior dan memberi ruang bagi gagasan baru dari kaum muda.
Acara ini akan diisi agenda diskusi, pertukaran pengalaman, serta kegiatan budaya. Farhan mengajak semua delegasi yang hadir untuk melihat Bandung sebagai kota sejarah dan pusat perjumpaan budaya serta gagasan.
Ketua ISGF-AISG Asia Pacific Region Committee, Maryam Shakeela, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pemerintah Kota Bandung. Menurutnya, semangat Bandung yang lahir dari Konferensi Asia Afrika tetap relevan hingga kini.
“Gerakan pramuka dan pandu, sama seperti Bandung, selalu tentang membangun jembatan lintas budaya, bangsa, dan generasi,” ucap Maryam.
Ketua umum Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (Hipprada) Indonesia, Ahmad Rusdi, mengatakan pertemuan ini menjadi bentuk penghormatan atas sejarah panjang Hipprada.
“Tema kali ini adalah Festival Keberagaman, sejalan dengan semangat Bandung sebagai kota toleran, multikultural, dan kreatif,” ujarnya.
Pewarta: Nazla Regina (*)Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026