Dengan bobot lebih dari 1 ton, Elang Hitam menjadi drone terbesar buatan Indonesia yang siap masuk dalam kategori strategis. Hal ini menunjukkan kedewasaan teknologi pertahanan nasional yang selama ini berkembang di balik layar.

Secara global, kata dia, drone MALE menjadi salah satu fokus utama pengembangan militer modern, di mana negara-negara seperti Amerika Serikat, Turki, Prancis, dan India terus berlomba mengembangkan drone MALE untuk misi berisiko tinggi dan operasi lintas batas.

Dan kini, Indonesia berada di ambang untuk bergabung dalam kelompok negara dengan kapabilitas drone strategis.

"Dengan keberhasilan uji terbang ini, Elang Hitam menjadi simbol kesiapan Indonesia untuk berdiri sejajar dengan negara-negara besar dalam penguasaan teknologi drone militer masa depan," pungkas Arif.

Uji terbang lanjutan dan proses sertifikasi akan terus dilanjutkan hingga Elang Hitam resmi masuk dalam layanan operasional.

"Jika berjalan lancar, Indonesia tidak hanya akan memiliki drone strategis sendiri, tetapi juga membuka peluang industri pertahanan nasional masuk ke panggung global," tutur dia.

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia siap ke era drone strategis dengan mengudaranya Elang Hitam

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026