Bandung (ANTARA) - Kebiasaan duduk terlalu lama kini menjadi bagian tak terhindarkan dari gaya hidup modern, baik saat bekerja di depan komputer, menyetir, atau menghabiskan waktu di depan televisi.
Namun, menurut Siloam Hospital, kebiasaan ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai.
Aktivitas duduk yang berlangsung selama berjam-jam tanpa diselingi gerakan fisik dapat berdampak negatif bagi tubuh, terutama jika tidak diimbangi dengan pola makan sehat dan olahraga.
Berikut beberapa dampak kesehatan akibat duduk terlalu lama serta langkah pencegahan yang disarankan Siloam Hospital :
1. Meningkatkan Risiko Obesitas
Minimnya gerakan saat duduk memicu seseorang lebih banyak makan tanpa sadar, yang bisa meningkatkan berat badan secara drastis. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat menyebabkan obesitas baik pada anak maupun orang dewasa.
2. Melemahnya Otot
Tanpa aktivitas fisik, otot tubuh, terutama otot perut dan pinggang, tidak bekerja secara optimal dan lama-kelamaan bisa melemah. Mobilitas pun menurun karena tubuh terasa kaku dan kurang lentur.
3. Gangguan Leher dan Tulang Belakang
Tekanan berlebih pada tulang belakang akibat posisi duduk yang lama dan tidak ergonomis atau posisi yang baik bisa menyebabkan nyeri leher hingga gangguan tulang belakang. Kondisi ini akan memperparah postur tubuh jika saat duduk tidak diperhatikan.
4. Masalah Sirkulasi pada Kaki
Duduk terlalu lama dapat mengganggu aliran darah di kaki. Akibatnya, kaki bisa membengkak, timbul varises, bahkan berisiko terjadi penggumpalan darah yang berbahaya.
5. Penurunan Fungsi Otak
Minimnya suplai darah dan oksigen ke otak saat duduk lama menyebabkan fungsi kognitif menurun. Dampaknya, seseorang akan sulit fokus, mudah lelah, dan produktivitas kerja pun terganggu.
Cara Mencegah Dampak Duduk Terlalu Lama
Untuk mengurangi risiko tersebut, Siloam Hospital menyarankan agar masyarakat aktif bergerak di sela-sela aktivitas. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
1. Berdiri dan berjalan singkat setiap 1–2 jam
2. Melakukan peregangan ringan selama 5–10 menit
3. Menggunakan tangga daripada lift untuk meningkatkan aktivitas fisik
4. Berinteraksi sambil berdiri atau berjalan di lingkungan kerja
Jika muncul keluhan seperti nyeri otot, pegal berlebih, atau kesemutan berkepanjangan disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mencegah komplikasi lebih serius.
