Diskatan sudah membangun demplot percontohan guna membandingkan hasil antara pertanian berbasis organik dan konvensional, sebagai acuan pengambilan kebijakan berbasis data.
“Langkah ini untuk memastikan pertanian kita tetap produktif sekaligus menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang,” katanya.
Wahyu menyampaikan, mulai dari penyediaan benih, pelatihan teknis, hingga pendampingan lapangan terus dilakukan guna mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui sektor pertanian.
“Program ini bukan kegiatan insidental, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan dalam memperkuat kemandirian pangan daerah,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026