“Selain memproduksi kendaraan yang memenuhi syarat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) negara Indonesia, penggunaan komponen lokal ini untuk lebih efisien dan efektif secara ongkos untuk ekspor ke negara lain,” kata Andrew.
AION V akan menjadi mobil pertama yang diproduksi di pabrik tersebut, dilanjutkan dengan HYPTEC HT, dan Y Plus. Pabrik itu mendukung perakitan untuk empat jenis kendaraan, antara lain sedan, SUV dan MPV
GAC dan Indomobil menyebut akan memenuhi kebutuhan pasar dengan menghadirkan model baru konfigurasi tujuh tempat duduk, model yang banyak digandrungi orang Indonesia.
Proses pergantian lini produksi dapat dilakukan hanya dalam waktu 30 menit. Kapasitas yang ada saat ini juga mampu memproduksi kendaraan dengan perhitungan tiga sampai lima mobil dalam satu jam.
Pada tahap awal, kapasitas pabrik dirancang untuk memproduksi hingga 20.000 unit per tahun. Dalam beberapa tahun ke depan, GAC akan menambah investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun, untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: GAC serap 300 pekerja pada tahap awal pembukaan pabrik di Jabar
Pewarta: Pamela SakinaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026