Garut (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi seorang jasad perempuan usia 49 tahun yang sudah sembilan hari dinyatakan hilang karena terbawa arus sungai di Talegong, kemudian ditemukan di Kecamatan Caringin Kabupaten Garut Jawa Barat.
"Korban sudah dievakuasi untuk diidentifikasi lebih lanjut," kata Kepala Polsek Caringin Ipda Indra Koncara di Garut, Senin.
Ia menjelaskan, korban diketahui bernama Teni (49) warga Kampung Rancatugu Desa Mekarmukti Kecamatan Talegong Kabupaten Garut yang terbawa arus Sungai Cikahuripan pada Sabtu 5 April 2025.
Korban, kata dia, akhirnya berhasil ditemukan oleh warga di Pantai Muara Sungai Cilaki Desa Cimahi Kecamatan Caringin, Senin pagi, dalam kondisi sudah meninggal dunia.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan warga, mayat perempuan tersebut diduga saudari Teni," katanya.
Kapolsek menyampaikan, tim gabungan termasuk dengan tenaga medis membawa korban ke rumah sakit untuk melakukan pengecekan identifikasi dan diklarifikasi oleh keluarganya.
Adanya peristiwa itu menjadi perhatian bagi semua pihak untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya pada musim hujan, salah satunya risiko bahaya saat menyeberangi sungai.
"Ini menjadi perhatian serius untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di wilayah perairan," katanya.
Sebelumnya, Camat Talegong M. Badar menyampaikan, korban terbawa arus sungai usai dari ladang untuk menuju pulang ke rumah bersama suaminya.
Mereka untuk bisa pulang ke rumah, kata Badar, harus turun melintasi sungai, namun saat itu arus sedang deras karena musim hujan yang akhirnya korban terbawa arus dan hilang.
Selanjutnya tim SAR gabungan terdiri atas unsur Kantor SAR, TNI, Polri, aparatur pemerintah dan sukarelawan turun langsung untuk mecari korban, namun tidak ditemukan, yang akhirnya setelah sembilan hari baru ditemukan di pantai.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026