"Api ini mempunyai sejarah yang panjang, untuk itu kita ambil disini, agar dalam ajang PON bisa menjadi sejarah dan motivasi sendiri, " kata Aher di Indramayu, Senin.
Api itu ditemukan sekitar 1820 saat dieksplorasi migas dan itu bermula dari gas alam yang sekarang menjadi salah satu penyumbang bagi bangsa yaitu adanya Pertamina.
"Untuk itu api abadi ini sangat penting dan bersejarah bagi bangsa ini, " tuturnya.
Ia menambahkan untuk Api PON yang akan diarak melalui semua Kabupaten/Kota yang berada di Jawa Barat itu akan menempuh jarak 1005,6 KM dari titik keberangkatan sampai tujuan.
Dan dengan adanya kirab api PON diharapkan bisa mempersatukan komponen bangsa tentunya melalui ajang empat tahunan ini yaitu PON.
"Nanti Api PON ini akan menempuh jarak 1005,6 KM dengan melewati semua daerah yang berada di Jabar, " tambahnya.
Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam membuka upacara pelepasan Api PON mengharapkan dengan adanya PON diharapkan momentum pembangunan bangsa.
"Semoga kirab Api PON bisa berjalan sukses dan berkah untuk kita semua, " katanya saat melepaskan Kirab Api PON.
"Diselenggarakannya PON Jabar bisa menjadikan momentum tonggak pembangunan manusia Indonesia sebagai pemenang," tambahnya.
Pewarta: khaerul IzanEditor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.