Bekasi (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimukti Yudhoyono (AHY) meninjau posko pemantauan mudik di Kantor Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) Jatiasih, Kota Bekasi, didampingi Menteri Perhubungan, Wakil Menteri BUMN serta instansi terkait.
AHY melihat dari dekat ruang operator yang menjadi pusat komando untuk mengawasi, menganalisa serta mengambil keputusan taktis menyangkut dinamika terkini lalu lintas di ruas-ruas jalan tol yang saat ini digunakan secara optimal untuk arus mudik masyarakat.
"Tadi kita lihat juga melalui CCTV, ada 3.000 lebih kamera yang tergelar dan kami juga berkomunikasi dengan petugas di lapangan untuk mengonfirmasi apa yang kami lihat melalui kamera tadi," katanya di Bekasi, Jumat.

Ia menilai arus mudik sejauh ini berjalan dengan aman, lancar dan dalam kendali yang baik, termasuk di area rehat meski sudah memasuki puncak arus mudik dan diperkirakan masih terus terjadi hingga esok.
"Tadi juga sempat diperlihatkan situasi di rest area. Kita berharap perjalanan masyarakat bisa berjalan dengan aman, lancar dan juga menyenangkan," katanya.
Menurut dia, kelancaran arus mudik tidak terlepas dari kinerja segenap bagian terkait untuk mengurai kepadatan lalu lintas melalui beragam skema maupun rekayasa lalu lintas sehingga diharapkan kondisi serupa akan terjadi pada arus balik nanti.
"Dapat disimpulkan bahwa semua bagian bekerja dengan baik, kami dari Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama jajaran, khususnya Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, juga Kementerian BUMN, karena banyak sekali elemen BUMN yang berkontribusi pada suksesnya arus mudik Lebaran tahun ini," katanya.
Ia mengimbau segenap pemudik untuk mengutamakan keselamatan dengan meningkatkan kewaspadaan selama dalam perjalanan. Apabila mengalami gangguan dalam perjalanan, pemudik diminta segera melaporkan ke posko-posko mudik terdekat.
"Kalau mengantuk, kalau lelah, berhenti dulu di rest area, tapi juga jangan terlalu lama karena kapasitas rest area ada batasnya. Kalau menumpuk, bisa saja mengganggu lajur utama yang bisa menghambat perjalanan," ucapnya.
AHY turut mengapresiasi kinerja Jasamarga melalui 'rest area monitoring system' yang mampu mendeteksi kapasitas dan mengendalikan area rehat sebelum terjadi kelebihan kapasitas.
"Kalau dari kamera terlihat sudah mendekati kapasitas maksimal, sebelum terjadi overcapacity, diatur, ada pos-pos yang mengendalikan dan diminta untuk yang sudah cukup lama beristirahat bisa melanjutkan perjalanan agar tidak mengganggu penumpang ataupun pengendara berikutnya," ucap dia.
Sementara Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan puncak arus mudik Lebaran 1446 Hijriah sudah mulai berlangsung hari ini dengan proyeksi masih terjadi pada esok hari berdasarkan sejumlah parameter yang ada.
"Dapat kita tampilkan berdasarkan parameter yang ada. Kemudian pemberlakuan one way secara nasional, maka arus puncak mudik sudah terjadi sejak hari ini dan kami perkirakan juga mungkin masih akan terjadi pada esok hari. Tercatat sudah lebih dari 1,7 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Tol Trans Jawa," katanya.
Dudy menyebut parameter puncak arus mudik sudah mulai terlihat sejak tadi malam dengan peningkatan volume kendaraan yang ditindaklanjuti dengan rekayasa lalu lintas one way secara lokal.
"One way lokal itu disesuaikan dengan kondisi di mana terjadi kepadatan, kemudian secara bertahap atau secara regular dievaluasi. Nah itu yang dilakukan tadi malam, one way situasional. Sekarang kami konsentrasi bagaimana mengoptimalkan pelayanan mudik," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AHY tinjau pos pantau mudik JMTC Jatiasih Bekasi