Antarajabar.com - Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Cianjur, Jawa Barat, memperkirakan stok daging sapi mencukupi kebutuhan masyarakat setempat hingga Lebaran mendatang.

"Untuk ketersediaan daging sapi menjelang Idul Fitri, cukup tersedia karena ada dua perusahaan penggemukan sapi potong di Cianjur, sehingga harga daging sapi diprediksi tetap stabil hingga hari raya," kata Kepala Seksi Bina Kesehatan Ikan dan Hewan Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Cianjur Agung Rianto di Cianjur, Senin.

Dia menjelaskan pemotongan sapi di rumah potong hewan Cianjur milik pemerintah daerah setempat meningkat jumlahnya menjelang Ramadhan dan awal puasa 30 ekor dan kembali stabil menjadi kisaran 10 ekor sejak dua hari terakhir.

Dia menuturkan kebutuhan daging sapi di Cianjur setiap bulan dipasok dari PT Pasir Tengah dan Mitra Agro Sangkuriang terserap kisaran 90 sampai 100 ekor sapi.

Bahkan, ujarnya, peningkatan akan terjadi lima hari menjelang Lebaran, sedangkan suplai sapi akan ditambah dari Jawa Tengah.

"Namun suplai tidak banyak karena sapi tersebut jenis sapi lokal yang harganya mahal per kilo gram berat hidup. Sapi lokal tidak terlalu banyak dipotong karena harganya lebih mahal," katanya.

Daging dari hasil pemotongan ternak di rumah potong hewan milik swasta, kata dia, tidak masuk ke pasar tradisional setempat akan tetapi lebih banyak terserap pasar swalayan dan pabrik.

"Selama ini Cianjur lebih banyak menggunakan sapi impor jenis braham cross dan simental dari Pasir Tengah dan Mitra Agro Sangkuriang," katanya.

Untuk mendukung kebijakan pemerintah menekan harga daging sapi hingga Rp80 ribu per kilogram, katanya, belum dapat dilakukan karena mekanisme pasar tergantung suplai, di mana harga jual dipengaruhi regulasi pemerintah.

"Biaya pakan, tenaga kerja, dan transportasi, dari mata rantai penjualan kiranya setiap pelaku usaha ingin ada keuntungan. Untuk menekan sampai harga Rp80 ribu, harus ada subsidi pemerintah mulai dari pakan dan  transportasi, terutama regulasi yang mengatur tata niaga," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri
: Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026