- Mobil Toyota Voxy tahun 2017, hasil sendiri - Rp325.000.000
- Motor Honda Vario tahun 2014, hasil sendiri - Rp6.500.000
- Mobil Mazda CX-5 Elite tahun 2018, hasil sendiri - Rp300.000.000
- Motor Vespa GTS 150 tahun 2022, hasil sendiri - Rp86.000.000
- Motor Royal Enfield Hunter 350 tahun 2022, hasil sendiri - Rp110.000.000
Sani Dinar Saifuddin juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp180.000.000 terdiri dari berbagai aset yang tidak termasuk dalam kategori kendaraan atau properti.
Selain itu, terdapat investasi dalam bentuk surat berharga sebesar Rp2.487.117.253 ada juga kas dan setara kas yang mencapai Rp3.908.296.689. Sementara itu, terdapat pula harta lainnya senilai Rp310.000.000, yang mencakup aset tambahan di luar kategori yang telah disebutkan.
Dengan berbagai aset yang dimiliki, total kekayaan Sani Dinar Saifuddin yang tercatat mencapai Rp15.722.913.942. Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat posisi strategis Sani di salah satu anak perusahaan Pertamina yang bertanggung jawab atas distribusi bahan bakar di Indonesia.
KPK memastikan akan terus mengusut kasus ini guna menegakkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan perusahaan BUMN.