Daerah tersebut, kata Aah, merupakan kawasan yang berbahaya terdampak luapan arus air Sungai Cirompang saat musim hujan, meski begitu kawasan pemukiman penduduk dinilai aman dari luapan sungai.
"Sangat berbahaya, tapi penduduk relatif aman," katanya.
Sebelumnya jembatan sepanjang 100 meter yang menghubungkan Kampung Wangun dengan Kampung Saparantu, Desa Jagabaya, Kecamatan Bungbulang, kembali rusak sebelum jembatan itu resmi difungsikan untuk akses masyarakat.
Baca juga: Kabupaten Garut Rayakan Hari Jadi ke-212 Siap Hadapi Tantangan dan Optimistis Menuju Lebih Hebat
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Garut pastikan warga tak terisolasi dampak jembatan ambruk