Kepala Satpol PP Cianjur, Dadan Wildan di Cianjur, Selasa, menuturkan, hal tersebut dilakukan berdasarkan intruksi Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh untuk menindak tegas PKL nakal yang nekad berjualan di pringgir di depan pasar yang telah direlokasi itu terhitung Rabu (30/12).
"Kami akan menindak tegas PKL yang masih membandel berjualan di Jalan Mangunsarkoro dan Jalan Mohammad Ali, pascadipindahkannya pedagang Pasar Induk Cianjur dan Bojongmeron berserta PKL ke Pasar Pasir Hayam," katanya.
Namun sebelum menindak, tutur dia, pihaknya akan terlebih dahulu memberikan peringatan, apabila tidak diindahkan, sebelum gerobak dagangannya akan disita."Ini kan demi kenyamanan dan keamanan, jadi tidak ada kompromi lagi untuk saat ini. Fasiltias sudah disediakan untuk PKL di Pasirhayam, sudah sepatutnya mengikuti aturan," katanya.
Dia menjelaskan untuk terus memantau jalur yang kerap digunakan PKL berdagang tetap steril, Satpol PP akan menjadikan bangunan bekas sekretariat pengurus Pasar Bojong meron, sebagai pos gabungan bersama TNI dan Polri. Bahkan pihaknya tambah dia, akan memasang CCTV di perempatan jalan yang dapat memantau ke segala arah.
"Ini sudah persetujuan bupati, jadi bangunan tersebut bisa segera digunakan usai pemindahan pedagang. Diharapkan dengan tegapnya aturan tersebut, jalur perkotaan akan kembali normal, tidak ada lagi kemacetan," katanya
Sementara Pemkab Cianjur memastikan perpindahan pedagang Bojongmeron dan Pasar Induk ke Pasar Pasirhayam, akan berlangsung meriah pada Rabu (30/12), dimana perpindahan itupun akan diiringi pawai budaya serta helaran hiburan selama tiga hari.
Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, mengatakan, kebudayaan yang akan dihadirkan pada pawai tersebut diantaranya kuda kosong, diiringi marchingband dan budaya tionghoa, yakni barongsai."Banyak tidak hanya kuda kosong, ada kebudayaan Cianjur lainnya. Kalau barongsai karena di Cianjur terdapat warga tionghoa jadi kami sisipkan," katanya.
Sedangkan rute yang akan dilalui peserta helaran ungkap dia, sepanjang 5,3 kilometer, melalui Jalan Suroso Pasar Induk Cianjur, Jalan Mangunsarkoro, selanjutnya ke Jalan Adi Sucipta, tembus ke Jalan Siliwangi serta berbelok ke Jalan Raya Sukabumi menuju lokasi Pasar Pasirhayam.
"Waktu tempuh diperkirakan 1.2 hingga 2 jam. Jadi kalau nanti berangkat pukul 7.30 Wib, sebelum jam 12.00 Wib seluruh rombongan sudah sampai. Saya pun nanti akan ikut dirombongan dengan berjalan kaki," katanya.
Sedangkan jumlah peserta, diperkirakan mencapai 10 ribu orang, terdiri dari penghuni pasar sebanyak 4250 orang, ditambah anggota korpri, budayawan, tim keamanan dan kebersihan pasar."Nantinya akan dibagi dalam lima kelompok besar. Setiap kelompok terpisahkan oleh marchingband dan satu grup helaran budaya," katanya.
Pewarta: Ahmad Fikri: Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.