Nanang Koordinator Juru Pelihara (Jupel) Gunung Padang, Senin mengatakan, tingkat kunjung usai lebaran naik 100 persen dari hari biasa, dimana setiap hari hingga Minggu, jumlah pengunjung mencapai 25000 orang dimana setiap harinya rata-rata pengunjung mencapai 2000 orang.
"Hari libur terakhir kemarin, angka kunjungan mencapai 4300 orang. Untuk hari ini masih terlihat dari pagi hingga siang angka kunjungan sudah mencapai 640 orang pengunjung," katanya.
Puncak kunjungan terjadi pada Sabtu dan Minggu, tambah dia, dimana jumlah pengunjung meningkat hingga 50 persen dibandingkan hari-hari sebelumnya. Bahkan ungkap dia, tahun ini, angka kunjungan meningkat 100 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dia menuturkan, wisatawan yang datang ke situs tertua di dunia itu, didominasi pemudik warga lokal dan pengunjung dari berbagai wilayah di Jabodetabek, terlihat dari nomor polisi kendaraan yang terparkir di area parkir.
Pihaknya memperkirakan angka kunjungan masih tetap tinggi hingga akhir pekan, dimana anak-anak sekolah kembali masuk sekolah dan rutinitas kerja kembali normal.
¿Selama libur hari raya, banyak pengunjung yang memilih menginap di rumah warga karena kesorean untuk naik ke bagian atas situs. Tahun ini angka kunjungan menjadi berkah tersendiri bagi warga sekitar,¿ ungkapnya.
Selain warga yang menyewakan rumahnya bagi pengunjung untuk bermalam, berkah lainnya dirasakan warga yang menyediakan jasa ojek sepeda motor untuk pengunjung dari area parkir menuju pintu masuk situs yang berjarak ratusan meter dengan medan menanjak.
Untuk sekali jalan pengunjung dikenakan biaya Rp5.000 per ojek, sehingga penghasilan warga sekitar yang berprofesi sebagai tukang ojek meningkat hingga dua kali lipat.
"Hari biasa penghasilan kami mengojek Rp50 ribu, namun selama libur hari raya penghasilan kami meningkat hingga Rp150 ribu perhari. Hari ini saja, sejak mangkal pukul 7.00, kami sudah membawa 12 pengunjung, " kata Wandi (29) salah seorang tukang ojek.
Sementara itu, menjelang siang, area parkir situs Gunung Padang yang terpisah jaraknya hingga ratusan meter sebelum pintu masuk, mulai dipadati pengunjung dengan kendaraan pribadi roda empat.
Hal yang sama terlihat di area parkir roda dua di samping pintu masuk, dimana jumlah kendaraan pengunjung mencapai puluhan asal Jakarta, Bogor dan Bandung.***2***
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.