"Ditargetkan 12.248 penumpang per hari terangkut pada angkutan lebaran nanti, selain itu kami juga menyiapkan empat ragkaian KA tambahan lebaran yakni KA Pasundan Lebaran, Kutojaya Selatan Lebaran," kata Kepala Humas Daop II Bandung, Junerfin di Bandung, Kamis.
Junerfin menyebutkan, PT KAI menyiapkan 50 kereta untuk pemberangkatan jarak jauh maupun jarak dekat. Untuk pemberangkatan jarak jauh ada 42 KA dan delapan kereta sisanya adalah kereta lokal.
"Saat ini PT KAI menyiapkan 50 kereta, 42 kereta reguler dan tambahan lebaran delapan, dengan kapasitas 12. 248 tempat duduk per harinya," katanya.
Sementara untuk mengantisipasi gangguan perjalanan, pihaknya menempatkan beberapa posko di stasiun - stasiun misalkan Plered, Purwakarta, Banjar, Tasikmalaya dan di sejumlah stasiun. Selain itu ada pos penjagaan di titik-titik rawan seperti jembatan, daerah rendah yang rawan banjir dan titik rawan longsor.
"Untuk mengantisipasi rintangan jalan kami menyiapkan posko-posko di beberapa stasiun dan titik rawan kecelakaan dan bencana juga jalur alternatif pada lintasan sebidang," katanya.
Untuk pengawasan jalur rel, pihaknya akan menempatkan beberapa petugas PPJ yakni PPJ reguler yang beroperasi setiap 24 jam, PPJ lebaran yang beroperasi dua jam sekali dan PPJ ekstra untuk melakukan pengecekan bila terjadi hal yangbtidak diinginkan misalkan hujan yang berlebihan misalnya.
Pengamanan dan kerja sama dengan kepolisian, Zunerfin juga mengatakan akan tetap melakukan kerja sama khususnya dalam rangka pengangkutan.
"Kami akan menyiapkan petugas pengamanan di setiap posko seperti PPJ reguler, PPJ Lebaran dan PPJ Ekstra. Kerja sama dengan kepolisian dalam bidang pengangkutan di stasiun dan di dalam kereta," katanya.
Dalam angkutan lebaran 2014 mendatang, PTKA akan memberlakukan sistem 100 persen kursi, atau tidak ada tiket berdiri. Selain itu sistem boardingpass dilakukan untuk memastikan penumpang adalah pemegang tiket yang sesuai dengan identitasnya.
"Hanya penumpang dengan identitas yang sama yang bisa masuk ke peron, tidak ada pengantar yang masuk peron," kata Junerfin menambahkan.***2***
Rahmat
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.