Antarajawabarat.com, 1/9 - Selama satu pekan terakhir ruang jenazah RSUD Cianjur, Jawa Barat menerima empat mayat pria tidak dikenal dua orang diantaranya diduga gepeng korban tabrak lari.

Sedangkan dua orang lainnya, diduga korban pembunuhan dan korban meninggal akibat kecelakaan yang ditemukan di Sungai Cikondang, Kecamatan Cibeber, Minggu.

Kepala Ruang Jenazah RSUD Cianjur, U Wahyudin, Minggu mengatakan, kedua jenazah gepeng yang diduga korban tabrak lari, telah dimakamkan di areal milik rumah sakit.

¿Sedangkan jenazah pria tanpa identitas diduga korban pembunuhan dan yang terbaru jenazah pria paruh baya tanpa identitas diduga korban kecelakaann yang ditemukan di dalam sungai masih tersimpan di lemari pendingin,¿ katanya.

Dia menuturkan, selam satu bulan terakhir, temuan mayat tanpa identitas mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Dimana satu bulan terakhir pihaknya mencatat telah memakamkan 12 jenazah tanpa identitas 8 orang diantaranya korban bunuh diri dan pembunuhan. Sedangkan 4 jenazah lainnya gepeng dan korban kecelakaan.

Sebagian besar jenazah tersebut dibawa polisi dari berbagai wilayah dibagian utara Cianjur dan satu jenazah dari selatan Cianjur.

Sementara itu, jasad pria tanpa identitas diduga korban kecelakaan, Minggu, ditemukan warga mengambang di Sungai Cikondang tepatnya di Kampung Katapang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber.

Kapolsek Cibeber, Kompol Jaman Asri Hararap, mengungkapkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Namun pihaknya menduga pria malang tersebut meninggal akibat kecelakaan saat berada di tepi sungai.

"Kami belum bisa memastikan penyebab meninggalnya korban. Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Diduga korban meninggal akibat kecelakaan saat berada di pinggir sungai," katanya.


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026