Cianjur (ANTARA) - Petugas Polsek Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengevakuasi jasad anak laki-laki F (11) warga Desa Sukajaya, Cianjur, yang dilaporkan hilang terbawa arus saat berenang di saluran irigasi, Minggu.

Kapolsek Bojongpicung Iptu Muchtaromi di Cianjur, Minggu, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan warga mengambang di aliran induk irigasi, sehingga warga melaporkan hal tersebut ke pihak desa dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke pinggir sungai dan langsung membawa ke RSUD Cianjur guna visum, bahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan.

“Keterangan saksi yang sudah diminta keterangan termasuk pihak keluarga menyebutkan korban diduga tenggelam di saluran irigasi dan terbawa hingga beberapa ratus meter ke saluran induk irigasi, kami masih mendalami dan melengkapi keterangan untuk memastikan kronologi kejadian,” katanya.

Petugas dari Polsek Bojongpicung bersama Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Cianjur melakukan olah tempat kejadian perkara, untuk mengumpulkan keterangan dan memastikan kondisi korban.

Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam setelah terjatuh ke saluran irigasi.

"Kami menawarkan proses autopsi pada keluarga untuk memastikan penyebab kematian namun keluarga menolak autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi, sehingga jasad korban dibawa pulang guna dimakamkan," katanya.

Sementara penemuan jasad korban sempat menggegerkan warga sekitar yang hendak berangkat ke ladang, melihat jasad anak laki-laki mengambang dengan wajah terendam air, sehingga warga melaporkan temuan mayat ke pihak desa dan kepolisian.

Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Sukajaya Deki Afrianto mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi bersama petugas dari Polsek Bojongpicung setelah mendapat laporan temuan mayat dari warga dan langsung melakukan evakuasi jasad korban.

“Saat sampai di lokasi kami bersama petugas mengevakuasi jasad korban dan mencoba mencari pihak keluarga yang diketahui merupakan warga Kampung Ciseupan yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi penemuan," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026