Artinya, 2 bulan selesai dan setelah itu kita mendapatkan sebuah data yang akurat dan berkualitas,” tutur Presiden Jokowi.
Presiden menilai data yang akurat sangat diperlukan untuk memutuskan sebuah kebijakan yang tepat, salah satunya dalam sektor pertanian dalam arti luas. Apalagi, pertanian merupakan sektor yang memiliki peran yang sangat strategis.
Tak hanya Presiden, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo turut meminta pelaku usaha pertanian mendukung Sensus Pertanian 2023. Pasalnya, sensus ini sangat penting dan strategis dalam memperoleh gambaran utuh kondisi pertanian Indonesia.
Menteri Pertanian mengajak semua warga Indonesia mendukung dan menyukseskan Sensus Pertanian 2023.
Ajakan untuk berpartisipasi dalam ST2023 juga disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada para nelayan dan pembudi daya ikan di seluruh Indonesia.
Dukungan seluruh pihak, baik pelaku usaha pertanian, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, masyarakat, serta pihak-pihak lainnya sangat diharapkan dalam menyukseskan pelaksanaan ST2023 ini.
Terima kedatangan petugas
Sensus Pertanian 2023 akan mendata usaha pertanian perorangan (UTP) seperti petani perorangan, usaha perusahaan pertanian berbadan hukum (UPB), serta usaha pertanian lainnya (UTL) seperti kelompok tani.
Subsektor dalam sensus pertanian kali ini yaitu mencakup subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, subsektor perkebunan, subsektor peternakan, subsektor perikanan, subsektor kehutanan, dan subsektor jasa pertanian.