Rupiah ditutup naik 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp15.588 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.603 per dolar AS.
"Dolar AS melemah terhadap mata uang lainnya karena Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) mengejutkan pasar dengan perubahan kebijakan, membuka jalan bagi berakhirnya kebijakan moneter ultra-akomodatif negara itu," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Saat berita ini ditulis, indeks dolar AS tercatat turun 0,04 persen ke level 103,92. Indeks dolar AS merupakan indeks yang menunjukkan pergerakan dolar AS terhadap enam mata uang negara utama lainnya, yakni euro, yen Jepang, pound Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.
BoJ mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol seperti yang diharapkan secara luas, tetapi juga memperluas kisaran fluktuasi imbal hasil obligasi pemerintah menjadi antara negatif 0,5 persen dan 0,5 persen dari kisaran negatif 0,25 persen hingga 0,25 persen.
Pewarta: Agatha Olivia VictoriaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.