Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore ditutup menguat usai Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan.

Rupiah ditutup menguat 54 poin atau 0,36 persen ke posisi Rp14.838 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.892 per dolar AS.

"Konsensus pasar sebelumnya mengantisipasi untuk BI tetap bertahan, sehingga kenaikan ini sangat menguatkan rupiah," kata Analis DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 22-23 Agustus 2022 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan alias BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) dari 3,5 persen menjadi 3,75 persen.

Suku bunga deposit facility juga dinaikkan sebesar 25 bps menjadi tiga persen dan suku bunga lending facility turut ditingkatkan sebesar 25 bps menjadi 4,5 persen.

Keputusan tersebut disebut sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi risiko peningkatan inflasi inti dan ekspektasi inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi dan inflasi harga pangan bergejolak atau volatile food.

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026