ANTARAJAWABARAT.com,17/7 - Kabupaten Indramayu meraih predikat "kabupaten halal" dari LPOM MUI Jawa Barat, karena daerah itu memiliki jumlah koperasi dan UMKM terbanyak di provinsi ini, yakni 225 unit.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kepada Bupati Indramayu Anna Sophanah pada puncak peringatan Hari Koperasi Ke-65 tingkat provinsi ini, di Kabupaten Indramayu.

"Pemprov Jabar terus mendorong pelaku KUMK mendapatkan sertifikat halal. Bila saat ini ada 'kabupaten halal', kita berharap akan ada 'provinsi halal', dan Jawa Barat yang mendapatkan predikat itu," kata Heryawan di Bandung, Selasa.

Ia menjelaskan sertifikat halal suatu produk saat ini sangat mutlak dan masyarakat sangat berharap adanya jaminan keamanan terhadap produk yang akan dikonsumsinya.

Para pelaku Koperasi dan UMK dituntut memperhatikan tentang sertifikat halal. Pemerintah akan terus mendorong dan memfasilitasi sertifikat halal bagi pelaku KUMK.
Ia mengatakan Jabar patut berbangka, karena pada peringatan Harkop Ke-65 tingkat nasional, ada koperasi dari Jawa Barat yang masuk tiga besar koperasi terbaik di Indonesia, yakni KPSBU.

"Kebanggaannya, KPSBU merupakan koperasi yang riil yakni koperasi peternak sapi yang lahir benar-benar dirasakan, dibutuhkan anggotaya," katanya.

Menurut gubernur, koperasi merupakan satu-satu badan usaha yang paling tepat diterapkan di Indonesia. Jiwa kebersamaan, tolong menolong dan membangun ekonomi kolektif yang kuat hanya ada di koperasi.
Gubernur Jabar mengajak pada 2012 menjadi momentum untuk pembaharuan koperasi untuk menjadikan koperasi yang mandiri dan mampu berdaya saing dengan bahan usaha lainnya. "Tahun 2012 momentum koperasi internasional, sekaligus sebagai tahun revitalisasi koperasi di Indonesia," katanya.***2***

Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026