ANTARAJAWABARAT.com,6/2 - Panorama di jalur Lingkar Nagreg di Kabupaten Bandung paling komplit di jalur selatan Jabar sehingga banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengambil foto maupun untuk foto pernikahan.

"Panorama Lingkar Nagreg sangat lengkap, ada terowongan, jembatan, jembatan KA, lembah, batuan kapur, batuan lapis serta kelokan yang eksotik. Jalur ini menyediakan obyek dan latar foto yang komplet," kata Firmansyah, salah seorang fotografer asal Kota Bandung saat ditemui di Lingkar Nagreg, Senin.

Menurut Firman, jalur yang digunakan untuk menampung arus kendaraan dari arah timur itu memiliki keindahan sejak masuk di kawasan Cikaledong hingga di kawasan Pamucatan Nagreg.

Hampir setiap hari jalur itu digunakan oleh masyarakat untuk melakukan wisata gratis dan berfoto keluarga di obyek lengkap. Khusus di bawah jembatan KA, jalur itu ditempatakan penutup atau canopi berwarna orange sehingga menambah keunikan di jalur itu.

"Jangan salahkan masyarakat jika banyak berhenti di kawasan Lingkar Nagreg hanya untuk mengambil foto, setahu saya ini jalur paling komplit panoramanya," kata Formansyah.

Salah satu lokasi yang menjadi favorit warga untuk berhenti adalah di dekat jembatan Tanjakan HP, atau menjelang tanjakan terakhir sebelum memasuki terowongan sejauh 200 meter di jalur itu.

Warga yang menggunakan sepeda motor memilih berhenti di benteng di kiri dan kanan di jalan itu untuk sekedar menikmati pemandangan atau mengambil foto.

"Idealnya memang tidak boleh berhenti di jalur itu karena bisa mengganggu , namun masyarakat tidak mungkin menyia-nyiakan kesempatan untuk berfoto bersama di jalur indah ini," kata Firmansyah.

Ia sendiri kerap melakukan pengambilan gambar prapernikahan di tempat itu. Seperti halnya yang dilakukannya siang itu untuk melakukan pemotretan dua calon penganten, Andri dan Widi.

"Jalur ini dibuka setiap akhir pekan, tidak terlalu ramai karena kendaraan dari arah timur juga bisa melintasi jalur Nagreg lama," katanya.

Jalur itu bebas sari PKL sehingga pemandangannya masih asli dan tidak terganggu bangunan liar. Hanya ada satu Pos Polisi di kawasan itu.

Jalur Lingkar Nagreg memiliki panjang 5,6 kilometer dari kawasan Cikaledong hingga ke Pamucatan Nagreg. Jalur itu sudah dua tahun, namun penyelesainnya dilakukan setahun lalu dan diefektifkan pada musim Lebaran 2011 yang ditandai dengan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ***3***


Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026