Ketua Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas ITB Prof Suhono Harso Supangkat dalam keterangan tertulisnya di Bandung, Selasa, memaparkan, kelima kota tersebut adalah Semarang, Surabaya, Kota Bogor, Kota Bandung dan Kota Tangerang.
Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung ajak para pemimpin kota intens diskusikan smart city
Pada riset ini, kata Prof Suhono, yang disebut kota cerdas adalah kota yang dapat mengelola berbagai sumber daya secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan berbagai tantangan kota menggunakan solusi cerdas guna menyediakan infrastruktur dan memberikan layanan-layanan kota yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya.
"Penilaian pada kategori ini dilakukan secara khusus untuk mengetahui dukungan kota dalam menghadapi permasalahan perubahan iklim yang berdampak pada panasnya permukaan bumi yang berasal dari peningkatan kadar CO2," kata dia.
Adapun indikator yang menjadi tolok ukur dukungan terhadap perubahan, di antaranya adalah penggunaan energi terbarukan, meminimalisir kendaraan, dan pengelolaan lingkungan.
Pewarta: Ajat SudrajatEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.