Bogor, 21/2 (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor siap meluncurkan "Visit Bogor 2011" pada 26 Februari mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Adrian A Kusuma di Bogor, Senin, mengatakan peluncuran tahun kunjungan wisata ke Bogor (Visit Bogor 2011) berbarengan dengan pawai 2.000 dongdang (alat gotongan khas Bogor).

Peluncuran "Visit Bogor 2011" akan dilakukan Bupati Bogor Rachmat Yasin, ditandai dengan pelepasan burung dan balon ke udara.

Ia menyebutkan pada tahun lalu jumlah wisatawan yang datang ke Bogor sebanyak 2,4 juta orang wisatawan domestik dan 400 ribu wisatawan asing dan pada 2011 ditargetkan naik 20 persen.

Berbagai kesenian dan kebudayaan akan di gelar selama 2011, dengan melibatkan berbagai pihak antara lain permainan tradisional Jawa Barat seperti alimpaido, gatrik, gasing, rorodaan, dan engklek.

Selama "Visit Bogor 2011", kata Adrian, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak perhotelan, restoran dan pusat wisata untuk memberikan potongan harga kepada para pengunjung datang ke Bogor.

"Untuk menarik wisatawan kita memberikan potongan harga bagi pengunjung sebesar 10 hingga 20 persen," katanya.

Potongan harga baru diberlakukan untuk hotel yang sudah masuk anggota Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan sejumlah tempat wisata seperti Taman Safari Indonesia, dan Taman Wisata Matahari.

Adrian mengatakan, untuk mendapatkan potongan harga tersebut ada mekanisme yang harus dilaksanakan, dan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan.

Ia menyebutkan kawasan Puncak masih menjadi objek wisata andalan untuk "Visit Bogor 2011".

Selain itu Dispudpar akan mengoptimalisasi kunjungan wisatawan ke Gunung Salak Endah dan Kampung Wisata Sindang Barang.

"Meningkatnya jumlah wisatawan, diharapkan dapat menambah pendapatan asli daerah sebesar 15 persen sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Adrian menyebutkan "Visit Bogor 2011" menelan dana APBD sebesar Rp7,4 miliar antara lain untuk untuk pemeliharaan objek, promosi dan pameran dan berbagai kegiatan tambahan seperti pementasan seni, sisanya untuk belanja tidak tetap.

Laily R


Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026