Depok, 25/11 (ANTARA) - Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri menerima Penghargaan "Kazue Mclaren Leadership Achievement for Public Recognition Award for Academic and Professional Leadership and Distinguished Research" dari APACPH.

"Penghargaan APACPH atau Konsorsium Akademik Kesehatan Masyarakat se-Asia Pasifik ini diberikan atas komitmen akademik dan professional pada sebagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dunia," kata Kepala Kantor Sekretariatan Pimpinan UI, Devie Rahmawati, di Depok, Kamis.

Penghargaan dari Asia Pasific Academic Consortium for Public Health (APACPH) tersebut menambah deretan penghargaan Internasional yang diterima Rektor termuda dalam sejarah UI tersebut.

Pada bulan Juli lalu, Gumilar Somantri menerima penghargaan Doktor HC dalam bidang Science dari Universitas Loughborough Inggris. Juga berbarengan dengan diterimanya penghargaan dari Lembaga Marketing Asia dalam hal Academic Leadership Award.

Konsorsium Akademik Kesehatan Masyarakat se?Asia Pasifik, kata Devie menilai kepemimpinan Gumilar luar biasa dalam memperbaiki pendidikan professional di Indonesia dan Asia Pasifik.

Pemberian penghargaan yang dilaksanakan bersamaan dengan Konferensi Internasional Kesehatan Masyarakat yang dihadiri oleh 900 peserta dari 25 negara di Asia Pasifik.

Devie menjelaskan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia telah lama memberikan kontribusi kepemimpinan yang kuat untuk mendorong lahirnya kolaborasi riset antar disiplin ilmu untuk menghasilkan program-program konkret dalam mendorong komunitas masyarakat dengan derajat kesehatan yang proporsional.

Diantara program-program tersebut adalah mendidik tenaga-tenaga kesehatan dari mulai pejabat di Departemen Kesehatan, Badan Koordonasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) hingga puskesmas untuk program seperti imunisasi, sanitasi, manajemen layanan rumah sakit klinik, asuransi kesehatan dan sebagainya.

Ia menjelaskan, ada lima tahapan perbaikan kualitas hidup masyarakat yang terus dilakukan oleh FKM UI yang terdiri atas 5 tahapan program yaitu promosi kesehatan (kebijakan promosi ASI 6 Bulan) perlindungan diri (seperti penggunaan helm, kondom dsbnya); early diagnostic, layanan paripuirna (front treatment ? pelayanan RS) dan rehabilitasi kesehatan.

Selain itu juga kerjasama penelitian antar disiplin ilmu di Universitas Indonesia menjadi sumber kekuatan dari suksesnya program - program yang dilaksanakan. Sebagai contoh, kultur masyarakat muda Indonesia yang relatif permisif, ternyata berpengaruh terhadap kesehatan generasi muda.

Asosiasi APACPH yang berdiri semenjak tahun 1984 ini merupakan organisasi dalam bidang kesehatan masyarakat terbesar di dunia yang terdiri atas 65 Universitas di antaranya Amerika Serikat, Australia, New Zealand, China, Jepang, Korea Selatan, Kazakhtan.

Feru L


Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026