Dengan adanya program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat, sangat membantu keperluan masyarakat yang tidak tertangani oleh pihak kelurahan, kata Koordinator BKM An-Nuur Kelurahan Pasir Kaliki Kecamatan Cimahi Utara Syukurman kepada wartawan, Jumat.
"Setelah dana cair, selanjutnya bahan akan mulai langsung kita beli supaya pembenahan infrastruktur bisa segera dilaksanakan," ujarnya.
Dikatakannya, berdasarkan forum tertinggi pengambil keputusan BKM, dana PNPM diperuntukkan sebagai pembenahan drainase di RT 1 dan 2 kawasan RW 2, RT 2 dan 3 kawasan RW 12. Sedangkan perbaikan jalan paving block di RT 1 RW 1, RT 2 dan RT 3 kawasan RW 12. Jalan Rabat Beton akan dilakukan di RT 2 dan 3 kawasan RW 12 dan perbaikan satu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di RT 3 RW 12 ditambah pembangunan fisik satu unit Posyandu di RT 5 RW 13. Dirinya menekankan, target pelaksanaan kegiatan agar terlaksana pada akhir November 2010 nanti.
Lebih lanjut dijelaskannya, BKM sudah rampung melaksanakan kegiatan PNPM putaran pertama tahun anggaran 2009-2010 senilai Rp 340 juta berupa pembangunan infrastruktur rutilahu, jalan setapak, air bersih dan mandi cuci (MC), pengadaan plat decker, sumur resapan, drainase dan septik tank communal plus pengadaan peralatan sekolah dan posyandu oleh dua KSM sosial.
"Kegiatannya sudah selesai dilaksanakan, LPJ-nya bulan Juni lalu," sebutnya.
Lebih lanjut Syukurman menyatakan, masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan PNPM dengan sumber anggaran dari APBN dan APBD kota ini, sebab dinilainya bisa menyejahterakan warga miskin, selain tentunya untuk membenahi berbagai infrastruktur.
"Ini sangat mendukung pembangunan, kita berharap apa yang sudah ada, selanjutnya bisa dijaga dengan baik oleh masyarakat," tandasnya.
Ditambahkannya pula, dengan adanya program PNPM secara tidak langsung telah membentuk karakter masyarakat untuk peduli terhadap apa yang ada di lingkungannya sendiri. Sebab, program PNPM mengharuskan warganya untuk swadaya sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
"Dengan demikian masyarakat sendiri yang akan rugi jika tidak bisa menjaga apa yang telah dibangunnya sendiri," pungkasnya.***4***
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.