Garut, 3/1 (ANTARA) - Puncak kepadatan kunjungan wisatawan domestik dan beberapa wisatawan mancanegara di kabupaten Garut, Jawa Barat, berlangsung Minggu (3/1).

Luapan pengunjungnya masih didominasi pemandian Cipanas, situ Cangkuang di kecamatan Leles serta situ Bagendit kecamatan Banyuresmi, ujar Kepala Bidang Pemasaran pada Dinas Kebudayaan serta Pariwisata (Disbudpar) kabupaten setempat, Herman Santoso.

Sedangkan penyebaran kunjungan wisatawan lainnya, antara lain kawah gunungapi Papandayan, serta pesisir pantai kawasan Garut selatan (Gasela), namun hingga kini total pengunjungnya masih dilakukan perhitungan, katanya.

Kendati dipastikan selama musim liburan panjang perayaan Natal dan Tahun Baru ini, bisa mencapai puluhan hingga ratusan ribu pengunjung.

Hingga menjelang Minggu sore, ratusan hotel, penginapan serta pemandian Cipanas masih disesaki kepadatan pengunjung, bahkan banyak diantaranya datang rombongan dengan beberapa unit bis berbadan lebar dari Bandung, Jakarta serta Jawa Tengah.

Maka dipastikan lintasan ruas jalan Garut-Bandung akan mengalami kepadatan mulai menjelang Minggu malam, menyusul sebagian besar pengunjung ke berbagai obyek wisata di kabupaten Garut, akan mengakhir liburannya kemudian kembali pulang ke Bandung serta ke arah Barat lainnya.

Herman Santoso mengingatkan, agar perjalanan pulang dari Garut-Bandung bisa sedini mungkin direncanakan untuk melintasi beberapa jalur alternatif, jika lintasan Nagreg mengalami kemacetan total.

Bahkan diserukan agar bisa terjadwal pemberangkatannya, sehingga tidak terjadi antrean panjang serta penumpukan arus kendaraan Garut-Bandung sejauh 65 kilometer, yang sejak beberapa hari terakhir ditempuh selama tujuh jam padahal biasanya hanya berkisar 1,5 jam dan 2,5 jam.

Sedangkan yang hendak melintasi jalur alternatif Cijapati, diimbau agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan terutama kondisi rem serta mesin yang bagus.

Karena ruas jalan tersebut, selain sarat tikungan tajam juga banyak tanjakan menukik sehingga diperlukan kendaraan berkondisi prima, apalagi setiap sore hingga malam kerap berlangsung cuaca mendung disertai hujan, katanya.


John Doddy Hidayat
(U.PK-HT/B/Y003/Y003) 03-01-2010 14:39:52


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026