"Bantuan ini berupa sembako beras, mi instan, sarden, saus, minyak goreng, gula dan lainnya," ujar perwakilan Relawan ASN Kabupaten Bogor, Riny Kusumawati usai membagikan bantuan, Kamis (21/5).
Menurutnya, secara bertahap Pemerintah Kabupaten Bogor akan membagikan bantuan tersebut kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.
Baca juga: Pemkab Bogor tetapkan 291.487 KK penerima bantuan
"Fenomena ini sangat memprihatinkan karena terjadi begitu signifikan dan Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak secara bertahap menyalurkan bantuan bantuan kepada masyarakat miskin, kaum dhuafa, anak yatim piatu, lansia, warga yang sakit dan cacat," tuturnya.
Ia menyebutkan, meski masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dari pemerintah selama tiga bulan berturut-turut, tapi berharap agar pandemi COVID-19 segera berakhir.
Baca juga: Menko Muhadjir inspeksi penerima sembako Banpres di Kabupaten Bogor
Seperti diketahui, demi penanganan virus corona COVID-19, Pemkab Bogor melakukan pergeseran sejumlah mata anggaran selama dua tahap, tahap pertama terkumpul Rp384,072 miliar, dan tahap II terkumpul Rp82,632 miliar.
Maka secara keseluruhan, anggaran untuk penanganan COVID-19 Pemkab Bogor senilai Rp466,709 miliar. Terdiri dari penanganan bidang kesehatan Rp199,137 miliar, jaring pengaman sosial Rp263,574 miliar dan penanganan dampak ekonomi Rp4,028 miliar.
Baca juga: 70.224 paket sembako Presiden disebar ke tujuh kecamatan di Kabupaten Bogor
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.