Majalengka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memastikan penyaluran 300 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto tepat sasaran karena ditujukan kepada pengayuh becak yang memenuhi kriteria dan masih aktif bekerja.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan penetapan penerima dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi usia, ekonomi, serta status mereka sebagai pengayuh becak yang selama ini menjalankan pekerjaan tersebut.
"Jadi syarat-syarat penerimanya, mereka yang sudah berumur 55 sampai 60 tahun ke atas. Desilnya 1 sampai 5," kata Eman di Majalengka, Selasa.
Ia menyampaikan, selain masuk kriteria usia dan tingkat kesejahteraan, penerima harus benar-benar merupakan pengayuh becak untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari pekerjaan tersebut.
Eman mengatakan, jumlah bantuan yang diterima Majalengka sebanyak 300 unit, meningkat dari kuota awal 200 unit setelah pemerintah daerah mengajukan penambahan.
Seluruh unit becak listrik tersebut, kata dia, telah tiba di Majalengka dan berada dalam kondisi layak untuk disalurkan kepada calon penerima yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Ia mengemukakan sebelum penyerahan dilakukan, para calon penerima akan mengikuti pelatihan untuk mengenal perangkat dan memahami cara pengoperasian becak listrik.
“Pelatihan terhadap 300 calon penerima itu dijadwalkan pada 13 September 2026. Langkah tersebut penting agar pengayuh dapat menggunakan kendaraan secara tepat dan aman,” katanya.
Eman mengatakan, pemerintah daerah juga menyiapkan mekanisme distribusi hingga ke wilayah penerima, termasuk daerah yang memiliki kondisi geografis lebih berat.
Ia menuturkan sejumlah wilayah seperti Cikijing, Talaga, dan Sindangwangi menjadi perhatian karena distribusi becak listrik dari lokasi penampungan menuju penerima membutuhkan pengaturan tersendiri.
Pihaknya pun segera membahas skema pengiriman bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, termasuk kemungkinan memanfaatkan kendaraan pemerintah untuk mengangkut becak listrik ke wilayah penerima.
Eman menyebutkan, becak listrik tersebut merupakan bantuan Presiden Prabowo yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional dan diproduksi PT Pindad.
"Harapannya bisa memberikan keringanan bagi mereka yang berusaha sebagai pengayuh becak sehingga tetap bisa bertahan. Harapannya bisa meningkat," ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.