Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Hartoyo bersama jajaran perwira mengunjungi sejumlah kiai di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, untuk bersilaturahmi menjaga kebersamaan dan keamanan setelah pemilihan presiden yang dirangkaikan dalam kegiatan Hari Bhayangkara ke-73 di Sumedang.

"Tujuan kegiatan tersebut dalam rangka halal bihalal Idul Fitri 1440 Hijriah, dan cipta kondisi memelihara situasi Kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat), khususnya sidang PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) MK RI," kata Kapolres Sumedang melalui siaran persnya, Senin.

Ia menuturkan, jajaran Polres Sumedang terus berupaya menjalin kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh agama seperti dari kalangan kiai atau pimpinan pondok pesantren di Sumedang.

Khusus agenda saat ini, kata dia, mengunjungi KH Saeful Bahri Ketua PD Persis Sumedang, KH Anwar Sanusi Ketua Forum Pondok Pesantren Sumedang, KH Firdaus Ketua Dewan Masjid Indonesia Sumedang dan KH Sohibin Ketua Dai Kamtibmas Sumedang.

Selain upaya Kapolres Sumedang dalam menjaga keamanan, di tempat lain Jamaah Majelis Taklim Bersatu (MTB) Kabupaten Sumedang berinisiatif menggelar deklarasi menolak aksi kerusuhan dalam menyikapi putusan MK terkait hasil Pilpres 2019.

Koordinator MTB Sumedang, H. Endang Hasanuddin menyatakan, jamaah pengajian bersama Abuya KH. M. Muhyiddin Abdul Qadir Almanafi itu mendukung segala putusan MK terkait hasil Pemilu 2019 dan menolak segala tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Mereka hadir dari berbagai komunitas seperti klub motor dan mobil termasuk mahasiswa, ormas, OKP, pelajar, petani, PNS, birokrasi serta wartawan, kita sepakat menolak hoaks dan mendambakan Indonesia damai," katanya.

Baca juga: Polisi tingkatkan pengamanan kawasan wisata di Sumedang

Baca juga: Polisi Sumedang amankan pemeras bersenjata dan minuman keras

 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Feri Purnama


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019