Pada Idul Fitri 1440 Hijriah, Rabu (5/6) merupakan puncak kepadatan kendaraan di jalur Puncak Cisarua Kabupaten Bogor, Jawa Barat selama musim mudik Lebaran 2019.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri di Bogor , Kamis, mengatakan pada hari H Lebaran sebanyak 31.220 kendaraan masuk jalur Puncak. Angka tersebut merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan dua hari sebelumnya, yaitu H-1 sebanyak 25.796 kendaraan, dan H-2 sebanyak 31.078 kendaraan.

"Jumlah itu dihitung berdasarkan kendaraan yang keluar dari pintu Tol Ciawi menuju Puncak atau Sukabumi," ujarnya.

Meski begitu, menurutnya jumlah kendaraan yang masuk ke Jalur Puncak menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada hari H Lebaran tahun 2018, sebanyak 33.454 kendaraan, atau menurun sebanyak tujuh persen.

Fadli mengatakan, sejak jauh-jauh hari pihaknya memang sudah mengimbau masyarakat agar tidak hanya terfokus pada jalur Puncak, terlebih untuk menuju Cianjur, Cimahi, dan Bandung.

"Sosialisasi yang kita lakukan mungkin berjalan cukup bagus. Rute-rute panjang seperti Cianjur, Cimahi, Bandung tidak hanya terpaku lewat Puncak saja, tetapi bisa lewat Jonggol Exit Cibubur, atau lewat alternatif Sukabumi. Jadi cukup lumayan mengurangi kepadatan," kata Fadli.

Ia memprediksi, jumlah kendaraan akan terus meningkat pada H+1 dan H+2 Lebaran, karena jalur tersebut akan terfokus pada masyarakat yang berwisata dengan keluarga.

Pantauan wartawan di lapangan, hingga siang ini status jalur Puncak diberlakukan satu arah menuju Puncak.

Baca juga: Jalur Puncak Cisarua diberlakukan satu arah sampai 9 Juni

Baca juga: Hunian hotel di Puncak Cipanas meningkat 100 persen


 

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019