Gerbang satelit di Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, mulai difungsikan bagi kendaraan-kendaraan pemudik yang menuju ke arah timur Pulau Jawa.

Tiga gerbang satelit dibuka pada Kamis pagi mulai pukul 09.20 WIB. Namun gardu transaksi otomatis belum dapat digunakan di gerbang ini, melainkan petugas mobile rider dikerahkan untuk membantu para pengemudi bertransaksi cashless atau nontunai.

Dengan dibukanya gerbang satelit ini tampak membantu mengurai kepadatan kendaraan yang melintasi Tol Trans Jawa arah ke timur.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri sempat menyapa sejumlah pemudik saat mereka melintasi gerbang satelit.

"Tujuan mana pak?" sapa Refdi.

"Lamongan, Pak," kata seorang pemudik.

"Wah jauh ya. Kami kan sudah melakukan (sistem) one way dari kilometer 70, bagaimana tanggapannya?" tanya Refdi.

"Sangat membantu, pak," jawab pemudik.

"Terima kasih, hati-hati di jalan, bahagia bersama keluarga," pesan Refdi.

Sistem satu arah atau one way telah mulai diberlakukan sejak Kamis pukul 08.00 hingga pukul 21.00 WIB. One way diberlakukan mulai kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 263 Brebes Barat.

Adanya sistem one way berpengaruh signifikan terhadap terurainya kepadatan kendaraan arah timur.

Pada pukul 10.20 WIB, suasana di Gerbang Tol Cikampek Utama hanya mengantre sepanjang lima hingga 10 mobil. Berbeda sebelum one way diterapkan, antrean di Gerbang Tol Cikampek Utama mengular hingga tiga kilometer. 

Baca juga: 8 gate satelit di Cikampek Utama difungsikan mulai 30 Mei

Baca juga: Pekerjaan proyek Tol Cikampek dihentikan sejak 26 Mei

 

Pewarta: Anita Permata Dewi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019