Bandung (Antaranews Jabar) - DPW PPP Provinsi Jawa Barat menargetkan meraih kursi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar dari hasil pemilu anggota legislatif, 17 April 2019.

Pada saat ini Fraksi PPP hanya memiliki sembilan anggota DPRD Jabar periode 2014 sampai dengan 2019. Akan tetapi, tidak punya pimpinan sehingga jika ada rapat dengan eksekutif, tak diikutkan, kata Wakil Ketua DPW PPP Jabar Uu Ruzhanul Ulum di Bandung, Minggu.

"Itu karena kurang satu orang. Kalau periode dewan mendatang `kan jadi 120. Jadi, kami harus menambah tiga kursi. Kami optimistis, sembilan orang yang sekarang akan terpilih kembali," katanya.

Untuk menambah tiga kursi tersebut, partainya harus menggenjot beberapa daerah yang masih kurang, di antaranya Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Purwakarta, Karawang, Depok, Cimahi atau Bandung raya.

"PPP Jabar akan mengungkit suara PPP di wilayah yang tidak dapat kursi tersebut minimal tiga atau empat anggota DPRD," kata Uu.

Menurut dia, daerah yang paling potensial bertambah adalah Purwakarta dan Karawang karena kadernya yang agresif.

Baca juga: PPP Jabar fokus bersihkan info hoax tentang Jokowi-Ma'ruf

Baca juga: PPP optimistis Jokowi-Ma`ruf menang di Jabar

Berdasarkan hasil survei tim internal, partai ini naik ke posisi lima dari sebelumnya berada di posisi tujuh. Kenaikan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh mesin partai di DPW PPP Jabar.

Selain itu nuansa politik identitas, kata Uu, berpengaruh positif pada partai Islam.

Menurut dia, apabila PPP mendapatkan posisi tersebut, hal ini akan makin membuat harmonis hubungan antara partai ini dan DPRD Provinsi Jabar.

"Bukan berarti sekarang kami tidak harmonis. Sekaran pun kami harmonis dengan DPRD Provinsi Jabar, tak ada kendala," katanya.

Baca juga: Hubungan PPP dengan Ridwan Kamil membaik

 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019