Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan proses penurunan dan penertiban kabel udara ke bawah tanah yang telah dimulai, berjalan aman tanpa menyebabkan gangguan layanan internet atau blackout.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi terputusnya konektivitas selama proses berlangsung.

“Saya jamin tidak akan ada blackout internet. Kami pastikan jaringan tetap berjalan dan layanan masyarakat tidak terganggu,” kata Farhan di Bandung, Selasa.

Farhan mengatakan pihaknya mengutamakan keberlangsungan pelayanan publik dalam pelaksanaan program penataan kabel udara di sejumlah ruas jalan Kota Kembang.

Ia mengungkapkan penertiban kabel udara tetap dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan cadangan agar tidak menimbulkan gangguan layanan publik.

“Pemotongan kabel ini tidak akan mengganggu pelayanan publik, tidak akan kena blackout. Kalau backup jaringannya sudah siap, baru kita potong,”

Direktur Utama PT Bandung Infra Investama (BII), Asep Wawan Dharmawan menyebut seluruh kesiapan teknis telah dilakukan sebelum pelaksanaan penertiban kabel udara.

“Persiapan sudah kita lakukan, mulai dari memastikan perangkat pasif seperti manhole, handhole, jaringan utama hingga akses sudah tersedia dan siap digunakan,” kata Asep.

Menurutnya, proses penertiban dilakukan dengan mengalihkan kabel udara ke jaringan bawah tanah yang telah dibangun.

“Sosialisasi kepada seluruh penyedia layanan internet (ISP) juga telah dilakukan secara berulang untuk memastikan kelancaran migrasi jaringan,” katanya.

Ia menyebut dari total 29 perusahaan yang menyatakan komitmen, sekitar 13 di antaranya telah siap memanfaatkan jaringan bawah tanah.

“Memang belum semua, tetapi yang sudah tersedia itu cukup untuk mengakomodasi kebutuhan. Jadi, ketika kabel di atas dipotong, jaringan di bawah sudah siap sebagai alternatif,” jelasnya.

Ia menyebut, kondisi blackout atau terputusnya jaringan secara total tidak akan terjadi karena sistem telah disiapkan berlapis.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda

Editor : Ricky Prayoga


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026