Kota Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta pelaksanaan proyek galian kabel udara di sejumlah ruas jalan memperhatikan aspek keselamatan agar aman bagi pengguna jalan.

Farhan menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam setiap proyek infrastruktur, mengingat banyak pihak terlibat dengan kewenangan berbeda.

“Diperlukan koordinasi yang sangat kuat. Kita berkomitmen memastikan setiap pekerjaan di ruang publik, khususnya di jalan, menjamin keselamatan dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa.

Farhan menyebut pembangunan infrastruktur penataan kabel (IPT) di Kota Bandung saat ini telah memasuki tahap keempat dengan cakupan 16 ruas jalan.

Pemkot Bandung, lanjut dia, akan segera mengumumkan secara rinci daftar ruas jalan yang masuk dalam tahap tersebut.

Farhan juga menyoroti masih adanya proyek yang berjalan tanpa koordinasi, baik oleh BUMD maupun pihak swasta.

Kondisi tersebut dinilai berisiko karena dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan, termasuk potensi kecelakaan akibat penataan infrastruktur yang tidak optimal.

Untuk itu, ia menegaskan seluruh proyek wajib berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung sebagai koordinator.

“DSDABM harus menjadi koordinator. Baik BUMD, pemerintah, maupun perusahaan swasta, semuanya wajib melakukan koordinasi,” katanya.

 



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026